Category Archives: TPM ( Total Productivity Management )

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE

TPM

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE

Tujuan dari perencanaan dan pengendalian produksi adalah merencanakan dan mengendalikan semua proses produksi secara efektif dan efisien sehingga dapat dicapai keuntungan optimal perusahaan.

Salah satu perencanaan dan pengendalian produksi yang vital adalah pengendalian kapabilitas mesin-mesin industri guna menghasilkan output bermutu tinggi sesuai spesifikasi tang dipersyaratkan pelanggan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah penerapan Total Productive Maintenance (TPM), yaitu suatu sistem perawatan mesin yang produktif dengan melibatkan seluruh anggota organisasi, termasuk operator, dan semua bagian terkait di dalam perusahaan.

Objektif Pelatihan

TPM merupakan proven method yang dikembangkan di Jepang dan telah menunjukkan hasil yang menakjubkan, yaitu mendekati tercapainya Zero Breakdown, Zero Defect dan Zero Accident.  Penerapan TPM akan meningkatkan efektifitas penggunaan mesin secara signifikan.

Materi Pelatihan

  • HARI 1
    1. Total Productive Maintenance (TPM)
    2. Berbagai Jenis Perawatan Mesin
    3. 8 Pilar TPM
    4. Overall Equipment Effectiveness (OEE)
    5. Identifikasi Enam Kerugian Besar (Six Big Losses)
    6. Mengukur Overall Equipment Effectiveness (OEE)
    7. Strategi Mendeteksi Penyimpangan
    8. Penerapan Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
    9. Penerapan Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
    10. Analisis MTBF dan Analisis MTTR
  • HARI 2
    1. Penerapan Kaizen Maintenance
    2. Penerapan Maintenance Safety Program
    3. Penerapan Maintenance Skills Training
    4. Penerapan Quality Maintenance
    5. Managing Maintenance Office
    6. Maintenance Prevention
    7. TPM Leadership
    8. 4 Langkah Menuju Zero Breakdown

METODE TRAINING:

  1. Dialog Interaktif / Sharing
  2. Diskusi Grup
  3. Latihan di Kelas
  4. Study Kasus

In-House Training

Anda dapat mengundang kami untuk mengadakan pelatihan di kantor atau tempat lain sesuai pilihan anda. Beberapa keuntungan in-house training:

  • Materi dapat dirancang atau dimodifikasi sesuai level peserta, latar belakang peserta, bidang usaha, atau topik khusus yang ingin ditekankan.
  • Anda dapat memilih waktu, tempat, dan durasi pelatihan sesuai kebutuan
  • Tersedia pilihan durasi: 1-2 Jam, Half Day, dan Full Day
  • Pilihan tempat:
    • Di kantor anda,
    • Di ruang training kami,
    • atau di tempat lain

Trainer :

Gion Sugiyono Tr,ST,MT,CH,Cht,CPBL,CPNNLP

Manufacturing Coaching and Conselling

Pelatihan Manufacturing

Salah satu karakteristik industri manufacturing adalah jumlah karyawan (operator) yang banyak (padat karya) dan proses kerja terstandarisasi. Dengan siklus kerja yang menganut 3 shift (Pagi-siang-malam), tidak mudah mendapatkan proses kerja yang stabil, dengan hasil kerja selalu “sesuai persyaratan pelanggan”. Diperlukan proses ekstra keras, dalam menjaga motivasi kerja, dan peningkatan kemampuan dan ketelitian secara berkelanjutan.

Maka dari itu diperlukan suatu mekanisme, yang senantiasa memastikan, menjaga, dan meningkatkan karyawan berada pada level kerja yang baik, sesuai standar kerja, dan sesuai persyaratan pelanggan.

Dalam pelatihan ini, akan dibahas bentuk struktur dan proses pelaksanaan yang tepat bagi  coaching, councelling dan mentoring  dalam pengembangan bawahan, dalam rangka membangun karyawan manufaktur “kelas 1”

Pemimpin akan dibekali kemampuan :

  • Bagaimana peran seorang pemimpin dalam  mengidentifikasi kebutuhan pembinaan dan pengembangan dari anggota kelompoknya?
  • Bagaimana menerapkan prinsip dasar dan ketrampilan di dalam membina dan mengembangkan

Objektif Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu :

  • Mampu menjelaskan tanggungjawab seorang pemimpin dalam pencapaian sasaran  yang ditetapkan perusahaan terhadap unit kerjanya
  • Memahami peran seorang pemimpin dalam  mengidentifikasi kebutuhan pembinaan dan pengembangan dari anggota kelompoknya?
  • Menerapkan prinsip dasar di dalam membina dan mengembangkan anggota kelompok  dan meningkatkan ketrampilan yang diperlukan
  • Menerapakan coaching, councelling dan mentoring  dengan bentuk struktur, proses yang tepat

Materi Pelatihan

  • Karakteristik proses pekerjaan Industri manufaktur
  • Paradigma baru dalam pembinaan dan  pengembangan anggota kelompok
  • Perbedaan antara coaching, councelling dan mentoring
  • Teknik dan cara menganalisis kebutuhan pengembangan dan pembinaan anggota kelompok
  • Penerapan prinsip dasar di dalam membina dan mengembangkan  anggota kelompok
  • Keterampilan dalam coaching, councelling dan mentoring

METODE TRAINING:

  1. Dialog Interaktif / Sharing
  2. Diskusi Grup
  3. Latihan di Kelas
  4. Study Kasus

In-House Training

Anda dapat mengundang kami untuk mengadakan pelatihan di kantor atau tempat lain sesuai pilihan anda. Beberapa keuntungan in-house training:

  • Materi dapat dirancang atau dimodifikasi sesuai level peserta, latar belakang peserta, bidang usaha, atau topik khusus yang ingin ditekankan.
  • Anda dapat memilih waktu, tempat, dan durasi pelatihan sesuai kebutuan
  • Tersedia pilihan durasi: 1-2 Jam, Half Day, dan Full Day
  • Pilihan tempat:
    • Di kantor anda,
    • Di ruang training kami,
    • atau di tempat lain

Trainer :

Gion Sugiyono Tr,ST,MT,CH,Cht,CPBL,CPNNLP

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM)

Tujuan dari perencanaan dan pengendalian produksi adalah merencanakan dan mengendalikan semua proses produksi secara efektif dan efisien sehingga dapat dicapai keuntungan optimal perusahaan.

Salah satu perencanaan dan pengendalian produksi yang vital adalah pengendalian kapabilitas mesin-mesin industri guna menghasilkan output bermutu tinggi sesuai spesifikasi tang dipersyaratkan pelanggan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah penerapan Total Productive Maintenance (TPM), yaitu suatu sistem perawatan mesin yang produktif dengan melibatkan seluruh anggota organisasi, termasuk operator, dan semua bagian terkait di dalam perusahaan.

TPM merupakan proven method yang dikembangkan di Jepang dan telah menunjukkan hasil yang menakjubkan, yaitu mendekati tercapainya Zero Breakdown, Zero Defect dan Zero Accident.  Penerapan TPM akan meningkatkan efektifitas penggunaan mesin secara signifikan